Langkah ku perlahan
lelah mengejarmu
di dadaku penuh syahdu
sesal yang tak sudah
izinku capai tanganmu
kan ku belai sepertinya sutera
mengesat hiba di dadamu
biar terubat laramu
pandanglah mataku
tidak kah kau kenali ku
insan perhamba diri
jiwa dan raganya untuk kita
adakah kerna sikapku
ku pohon ke ampunan dari mu
izinkan aku kenali hati budi mu
biar kembali subur seperti dulu
kau insan yang ku sayang
kau ku cintai selamanya.....